
Pada kuartal kedua, harga emas turun 14,1% menjadi $4.008 per ons, namun permintaan emas token melalui Tether Gold (XAUT) naik 9,5%, menambah lebih dari 53.000 token yang mewakili 1,66 ton emas fisik. Tren ini menunjukkan investor melihat penurunan harga sebagai peluang beli, bukan risiko yang harus dihindari. Tether Gold menggabungkan kepemilikan emas fisik dengan manfaat blockchain, memudahkan perdagangan dan integrasi ke dalam keuangan terdesentralisasi (DeFi). Namun, hanya 8% dari kapitalisasi pasar XAUT yang digunakan dalam DeFi, menunjukkan potensi pertumbuhan adopsi portofolio dan penggunaan sebagai jaminan. Likuiditas lebih kuat dan regulasi yang jelas dapat membantu XAUT berkembang dari lindung nilai defensif menjadi aset inti kripto.