
Perubahan lanskap energi global menuju keamanan dan keberlanjutan mendorong kebangkitan energi nuklir, karena energi nuklir menyediakan daya dasar yang andal dibandingkan energi terbarukan yang bersifat intermittent. AS masih memimpin produksi nuklir, namun China cepat memperluas kapasitasnya karena ketergantungan energi dan risiko geopolitik. Pertumbuhan ini membuka peluang investasi di pertambangan uranium, dengan ETF seperti Sprott Uranium Miners ETF (URNM) dan Sprott Junior Uranium Miners ETF (URNJ) yang memberikan eksposur ke perusahaan uranium besar dan kecil. Energi nuklir menjadi kebutuhan strategis untuk energi bersih dan stabil serta keamanan nasional di tengah ketidakstabilan global.