
CEO Ryanair Michael O'Leary memperingatkan banyak maskapai Eropa bisa mengalami kegagalan finansial jika harga bahan bakar jet tetap tinggi sepanjang musim panas. Ryanair terlindungi karena sudah melakukan lindung nilai untuk 80% biaya bahan bakarnya, sementara maskapai lain rentan akibat harga yang melonjak dari $80 menjadi $150 per barel sejak Maret akibat ketegangan geopolitik. O'Leary memprediksi harga bahan bakar tinggi yang berkelanjutan bisa menyebabkan kegagalan maskapai, yang dalam jangka menengah bisa menguntungkan Ryanair. Ia juga memastikan pelanggan bahwa Ryanair tidak akan menaikkan harga meski biaya bahan bakar naik.