
Pomerantz LLP menyelidiki Fiverr International Ltd. atas dugaan penipuan sekuritas setelah perusahaan mengumumkan penurunan pendapatan pasar kuartal keempat sebesar 2,7% dan penurunan pengguna aktif tahunan sebesar 13,6% pada 2025. Fiverr juga memberikan proyeksi pendapatan 2026 yang menunjukkan penurunan 3% hingga 12%, serta mengumumkan perubahan strategi fokus pada pekerjaan bernilai tinggi dibanding transaksi rendah. Berita ini menyebabkan saham Fiverr turun 8,34% pada 19 Februari 2026. Penyelidikan bertujuan memastikan apakah Fiverr dan pejabatnya melakukan praktik bisnis ilegal yang merugikan investor.