
Pomerantz LLP menyelidiki Byrna Technologies dan beberapa pejabatnya atas dugaan penipuan sekuritas setelah perusahaan melaporkan kinerja penjualan online Q1 2026 yang buruk. Byrna mengungkapkan penurunan signifikan pada tingkat konversi dan nilai pesanan rata-rata, menyebabkan harga saham turun hampir 31% pada 9 April 2026. Penyelidikan ini bertujuan memastikan apakah ada praktik bisnis ilegal yang berdampak pada investor. Investor yang terdampak dianjurkan menghubungi Pomerantz LLP untuk kemungkinan ikut serta dalam gugatan class action.