
Gugatan penipuan sekuritas terhadap Lamb Weston menuduh perusahaan menyesatkan investor soal masalah peluncuran perangkat lunak ERP antara 2023 dan 2024, yang menyebabkan harga saham naik tidak wajar. Pengadilan memutuskan klaim utama akan dilanjutkan, mencatat adanya penjualan saham lebih dari $11 juta oleh orang dalam selama periode tersebut. Pengungkapan pada 2024 menunjukkan masalah ERP menyebabkan hilangnya pelanggan dan penjualan, yang memicu penurunan tajam harga saham. Investor yang memegang saham Lamb Weston mungkin memiliki opsi hukum saat penyelidikan berlanjut.