
Faruqi & Faruqi, LLP menyelidiki klaim terhadap Boston Scientific yang diduga menyesatkan investor terkait kondisi segmen EP AS. Perusahaan melaporkan penjualan mengecewakan dan memberikan panduan lemah untuk tahun fiskal 2026, menyebabkan saham turun 17,6% pada 4 Februari 2026. Investor yang membeli saham antara 23 Juli 2025 dan 3 Februari 2026 didorong untuk membahas opsi hukum sebelum batas waktu 4 Mei 2026 untuk menjadi penggugat utama dalam gugatan class action. Kasus ini menuduh manajemen Boston Scientific menyembunyikan kondisi sebenarnya sehingga merugikan investor.