
Sektor AI menghadapi pandangan yang beragam, dengan beberapa ahli memperingatkan gelembung mirip era dot-com, sementara yang lain percaya revolusi AI masih di tahap awal. Perusahaan teknologi besar meningkatkan belanja modal secara signifikan untuk AI, menunjukkan keyakinan pada potensi jangka panjang meski ada risiko overvaluasi, terutama pada saham semikonduktor yang melonjak tajam. Investor disarankan mengambil pendekatan seimbang, mempertimbangkan kemungkinan koreksi pasar sekaligus peluang pada saham AI yang undervalued seperti Meta dan Microsoft yang diperdagangkan dengan rasio harga terhadap laba relatif rendah. Beberapa bulan ke depan akan menjadi penentu apakah investasi ini membuahkan hasil dan apakah ledakan AI berlanjut atau mereda.