
Pentagon mengumumkan kesepakatan dengan L3Harris dan Lockheed Martin untuk memperluas produksi interceptor misil PAC-3 MSE dan THAAD selama tujuh tahun guna mengisi kembali persediaan yang menipis akibat perang di Iran. Namun, kesepakatan ini tidak mengikat dan bergantung pada pendanaan Kongres yang menghadapi penolakan kuat karena mayoritas warga dan DPR menolak pengeluaran perang Iran. Meski beberapa kontrak sudah diberikan dengan dana yang ada, peningkatan produksi besar-besaran memerlukan persetujuan Kongres lebih lanjut, terutama melalui undang-undang rekonsiliasi anggaran. Masa depan program misil ini bergantung pada keputusan pembuat undang-undang di tengah resistensi politik dan publik terhadap pengeluaran perang.