
Pengembang angin darat di Eropa semakin banyak melakukan repowering pada ladang angin yang sudah ada dan menggabungkan aset dengan panel surya atau baterai. Perubahan ini didorong oleh keterlambatan izin dan kemacetan koneksi jaringan yang menghambat pengembangan proyek baru. Repowering memanfaatkan infrastruktur yang sudah ada, sementara hibridisasi menawarkan optimasi aset tergantung kondisi pasar. Strategi ini membantu pengembang mengatasi tantangan regulasi dan jaringan untuk mempertahankan pertumbuhan energi terbarukan.