
Faruqi & Faruqi, LLP menyelidiki klaim terhadap BlackRock TCP Capital Corp. yang diduga salah menyatakan nilai aset bersih (NAV) dan kualitas portofolio antara November 2024 dan Januari 2026. Perusahaan mengungkapkan kerugian portofolio signifikan dan penurunan NAV yang menyebabkan harga saham turun tajam. Investor yang membeli sekuritas BlackRock TCP selama periode ini didorong untuk bergabung dalam gugatan class action sebelum batas waktu 6 April 2026 untuk mengajukan status sebagai penggugat utama. Kasus ini menuduh perusahaan membuat pernyataan palsu atau menyesatkan tentang kesehatan keuangannya, yang memengaruhi keputusan investor dan nilai saham.