
S&P 500 dan indeks utama lainnya turun setelah mencapai rekor tertinggi, dengan Rasio P/E Shiller mencapai 42,78, menandakan valuasi yang berlebihan seperti sebelum krisis tahun 1929, 2000, dan 2008. Analis memperingatkan pasar saat ini sangat jenuh secara teknikal dan fundamental, mengindikasikan kemungkinan penurunan. Investor disarankan bersiap menghadapi volatilitas dengan beberapa ETF yang menawarkan eksposur terhadap fluktuasi pasar. Saham seperti Marvell naik tajam karena prospek positif, sementara Alphabet berencana menjual saham senilai $80 miliar untuk mendanai pengembangan AI, mencerminkan dinamika pasar yang beragam di tengah kehati-hatian.