
Pasar global untuk tes penyakit enterik diperkirakan tumbuh dari $4,08 miliar pada 2025 menjadi $5,86 miliar pada 2035 dengan CAGR 3,7%. Pertumbuhan didorong oleh meningkatnya penyakit bawaan makanan dan air, permintaan deteksi patogen cepat, serta adopsi diagnostik molekuler multiplex dan otomatisasi laboratorium. Amerika Utara memimpin pasar, dengan AS diperkirakan mencapai $1,53 miliar pada 2035, sementara Asia-Pasifik menjadi wilayah dengan pertumbuhan tercepat karena urbanisasi dan investasi kesehatan yang meningkat. Kemajuan dalam pengujian molekuler dan pengawasan kesehatan masyarakat menjadi faktor utama ekspansi ini.