
Pasar diagnostik dan terapi kanker kolorektal global diperkirakan tumbuh sekitar 9% per tahun dari 2026 hingga 2034, mencapai nilai sekitar $73 miliar pada 2034. Pertumbuhan ini didorong oleh meningkatnya kasus kanker kolorektal, kesadaran dan program skrining dini, serta kemajuan dalam pengobatan presisi seperti diagnostik non-invasif dan terapi target. Amerika Utara memimpin pasar dengan infrastruktur kesehatan maju dan kehadiran perusahaan farmasi besar, sementara Asia-Pasifik menjadi wilayah dengan pertumbuhan tercepat karena investasi kesehatan yang berkembang dan peningkatan insiden penyakit. Inovasi seperti diagnostik berbasis AI dan persetujuan imunoterapi diperkirakan akan mempercepat ekspansi pasar dan meningkatkan hasil pengobatan secara global.