
Pasar alat perawatan pernapasan global diperkirakan tumbuh sekitar 8% per tahun dari 2026 hingga 2034, mencapai nilai pasar $47,5 miliar. Pertumbuhan ini didorong oleh meningkatnya prevalensi penyakit pernapasan kronis seperti PPOK, asma, dan sleep apnea, permintaan perawatan di rumah yang meningkat, serta inovasi teknologi seperti ventilator berbasis AI dan inhaler pintar. Amerika Utara memimpin pasar dengan pangsa 41%, didukung oleh tingginya prevalensi penyakit dan infrastruktur kesehatan yang maju. Kesadaran pasca-COVID-19 dan investasi pemerintah di fasilitas kesehatan juga mendukung pertumbuhan pasar ini.