
Novartis mengumumkan bahwa Komisi Eropa menyetujui Rhapsido (remibrutinib), pengobatan oral pertama yang ditargetkan untuk urtikaria kronis spontan (CSU) pada pasien dewasa yang tidak merespon antihistamin H1 dengan baik. Rhapsido hadir dalam bentuk pil dua kali sehari tanpa perlu pemantauan laboratorium, memberikan kelegaan cepat dengan memblokir jalur imun utama yang menyebabkan gejala CSU seperti gatal dan pembengkakan. Persetujuan ini merupakan kemajuan penting bagi hampir 4 juta orang di Eropa yang terkena CSU, banyak di antaranya masih mengalami gejala meski sudah menjalani pengobatan konvensional. Obat ini menunjukkan hasil positif dalam uji klinis fase III REMIX-1 dan REMIX-2 dan direkomendasikan dalam Pedoman Internasional Urtikaria 2026. Novartis juga mengembangkan remibrutinib untuk kondisi imun lain.