
Norwegian Cruise Line Holdings (NCLH) masih menjadi saham kapal pesiar dengan kinerja terburuk sepanjang tahun 2026, kalah dari pesaing meski sempat pulih sebentar awal tahun. Saham ini menghadapi tantangan dari penurunan prospek laba dan rasio utang bersih terhadap EBITDA yang tinggi di tengah ketidakpastian ekonomi. Namun, penurunan tajam harga minyak baru-baru ini, valuasi pasar yang menguntungkan, dan potensi kenaikan laba memberikan faktor positif bagi saham ini ke depan. Investor perlu memantau bagaimana dinamika ini berkembang dalam konteks kondisi pasar yang lebih luas.