
Karyawan berserikat di New York Times mengajukan gugatan hukum atas dugaan penggunaan kecerdasan buatan untuk memantau dan mengawasi mereka, yang dianggap melanggar perjanjian kerja bersama. Serikat pekerja menyatakan pengawasan AI tersebut salah menggambarkan pekerjaan mereka yang membutuhkan penilaian dan keterampilan manusia yang tidak bisa dinilai oleh AI. Mereka juga menuduh manajemen menolak memberikan informasi terkait penggunaan AI meski sudah diminta berulang kali. Perselisihan ini terjadi di tengah negosiasi kontrak baru, dengan anggota serikat menuntut perlindungan AI yang lebih kuat dan transparansi dari pihak Times.