
Mercedes-Benz menarik lebih dari 24.000 mobil keluaran 2018-2020 karena sambungan poros penggerak yang cacat dan bisa patah tiba-tiba, berisiko menyebabkan kehilangan tenaga dan meningkatkan kemungkinan kecelakaan. Badan Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya AS (NHTSA) melaporkan semua mobil yang ditarik berpotensi terdampak. Dealer akan memeriksa sambungan tersebut, dan pemilik akan diberi tahu paling lambat 2 Juni 2026. Penarikan ini menunjukkan perhatian berkelanjutan terhadap keselamatan di industri otomotif, setelah penarikan besar-besaran Ford terkait kegagalan wiper kaca depan.