
Lonjakan belanja infrastruktur AI saat ini mendukung pasar saham, namun dorongan ini mungkin bersifat sementara. Di luar pertumbuhan yang didorong teknologi ini, kondisi ekonomi global sedang sulit, dengan kenaikan harga energi dan komoditas akibat ketegangan geopolitik yang menyulitkan konsumen. Sektor energi seperti VLO mendapat keuntungan, tetapi risiko pasar yang lebih luas termasuk memburuknya kondisi kredit dan utang negara, yang bisa berdampak negatif pada saham setelah narasi belanja AI mereda.