
Prancis menjadi pusat utama serangan kekerasan terhadap pemilik kripto, dengan sekitar 70% kasus "wrench attack" global terjadi di negara ini. Sejak akhir 2024, terjadi lonjakan penculikan, perampokan, dan pemerasan yang menargetkan investor kripto dan keluarga mereka, dengan 41 kasus penculikan dilaporkan pada 2026. Pihak berwenang mengaitkan peningkatan ini dengan kebocoran data pelanggan dari perusahaan kripto yang memudahkan pelaku kejahatan mengidentifikasi target. Polisi Prancis telah menangkap puluhan tersangka, termasuk anak di bawah umur, dan bekerja sama dengan industri kripto untuk meningkatkan keamanan dan pencegahan. Para ahli menyarankan pemilik kripto untuk membatasi eksposur publik dan menggunakan alat kustodi canggih untuk perlindungan.