
Sektor industri dan utilitas mendapat manfaat pertama dari gelombang pengeluaran modal terkait AI saat ini, karena mereka menyediakan infrastruktur fisik seperti pusat data dan jaringan listrik yang dibutuhkan sistem AI. Sementara itu, perusahaan teknologi, meskipun menjadi penggerak investasi AI, mungkin mengalami pertumbuhan pendapatan yang tertunda dan menghadapi tantangan valuasi akibat harga yang sudah tinggi dan kenaikan suku bunga. Pergeseran ini menyoroti peluang di sektor yang terkait dengan infrastruktur fisik dan energi, berbeda dengan risiko jangka pendek yang lebih tinggi di saham teknologi yang sangat bergantung pada arus kas masa depan. Investor dapat mempertimbangkan dana sektoral seperti ETF industri dan utilitas dari State Street untuk mengikuti tren ini.