
Indeks Harga Konsumen (CPI) Mei 2026 diperkirakan naik moderat antara 0,1% hingga 0,5% secara bulanan, mencerminkan harga energi yang stabil karena harga minyak mentah turun di bawah $90 per barel akibat meredanya ketegangan geopolitik. Stabilitas ini mengimbangi penurunan harga di sektor otomotif dan pakaian, di mana perusahaan seperti LULU dan NKE mungkin menurunkan harga untuk meningkatkan penjualan dan margin. Saham makanan seperti CAG, CPB, dan GIS menghadapi tekanan akibat permintaan yang menurun, sementara HRL dan AGRO menunjukkan kekuatan relatif. Laporan CPI yang akan datang, bersama data non-farm payroll, akan mempengaruhi keputusan Federal Reserve terkait suku bunga pada pertemuan FOMC berikutnya.