
Saham Manulife turun hampir 6% setelah laporan laba Q1 2026, terutama karena satu pos laporan. Namun, laba inti di Asia tumbuh 22% dan nilai bisnis baru naik 15%, menunjukkan kinerja regional yang kuat. Model valuasi menunjukkan saham ini dihargai wajar atau undervalued setelah penyesuaian akuntansi tertentu. Risiko utama adalah apakah arus keluar dana mutual retail di Q1 akan berlanjut, yang bisa membuat Asia menjadi pendorong utama pertumbuhan perusahaan.