
Pasar alat sleep apnea global diperkirakan tumbuh dari $7,95 miliar pada 2025 menjadi $14,68 miliar pada 2034 dengan CAGR 7,05%. Pertumbuhan ini didorong oleh meningkatnya kasus sleep apnea, tingginya angka obesitas, dan kesadaran yang lebih besar tentang gangguan tidur di seluruh dunia. Inovasi teknologi membuat perangkat menjadi lebih kecil, lebih senyap, dan lebih mudah digunakan, sehingga meningkatkan adopsi perawatan di rumah dan telemedisin. Namun, biaya perangkat yang tinggi dan ketidakpatuhan pasien tetap menjadi hambatan utama bagi perluasan pasar.