
Trip.com Group melaporkan kenaikan pendapatan 17% YoY menjadi RMB16,2 miliar di Q1 2026, didorong oleh permintaan perjalanan internasional yang kuat dan lonjakan 90% pada pemesanan inbound. Segmen akomodasi, transportasi, dan paket tur tumbuh dua digit. Meski hasil Q1 solid, perusahaan memperkirakan pertumbuhan pendapatan melambat menjadi 3-8% di Q2 karena tantangan makroekonomi dan penyesuaian operasional. Trip.com fokus pada teknologi dan kemitraan untuk mendukung pertumbuhan industri perjalanan jangka panjang di tengah pengawasan regulasi di China.