
MongoDB melaporkan kuartal pertama 2027 yang kuat dengan pertumbuhan pendapatan 25% secara tahunan, terutama didorong oleh layanan berlangganan Atlas yang kini menyumbang 77% dari pendapatan berlangganan dan tumbuh 29% per tahun. Perusahaan juga mencatat lonjakan 69% pada backlog pendapatan yang sudah dikomitmen (cRPO), menandakan permintaan masa depan yang kuat dan pipeline 12 bulan yang sehat. Meski indikator positif ini, saham MongoDB ditutup datar setelah perdagangan yang bergejolak, karena investor masih berhati-hati akibat biaya kompensasi berbasis saham yang tinggi dan kekhawatiran valuasi. Pasar menunggu momentum operasional yang berkelanjutan dan profitabilitas GAAP sebelum menunjukkan antusiasme lebih.