
Pada Q1 2026, portofolio Ithaka Group tertinggal dari indeks R1000G sebesar 570 basis poin, terutama karena pemilihan saham yang kurang tepat yang mengurangi kinerja relatif sebesar 540 basis poin. Sektor teknologi menjadi penyumbang utama kinerja buruk, dengan hanya 5 dari 17 saham teknologi yang mengungguli tolok ukur. Peristiwa penting termasuk laporan laba kuat Howmet dan rencana buyback saham Netflix yang didanai dari biaya pemutusan merger. Saham Microsoft turun karena kekhawatiran investor terkait biaya besar infrastruktur AI dan ketidakpastian hasil jangka pendek. Kinerja ini menunjukkan tantangan investasi teknologi di tengah volatilitas pasar.