
Konflik di Iran dan penutupan Selat Hormuz membuat harga minyak Brent naik 51% pada Maret, menyoroti ketergantungan global pada minyak. Kenaikan ini meningkatkan minat pada saham energi terbarukan seperti Brookfield Renewable, First Solar, Oklo, dan CleanSpark yang menawarkan alternatif bahan bakar fosil. Perusahaan-perusahaan ini siap mendapat keuntungan dari pergeseran ke energi bersih, didukung kontrak jangka panjang, ekspansi produksi, dan inovasi di nuklir serta penambangan kripto hijau. Meski situasi geopolitik tak memicu pertumbuhan besar, hal ini memperkuat nilai energi terbarukan bagi investor yang mencari stabilitas di tengah ketidakpastian energi.