
Pada 2026, harga tiket pesawat di AS naik lebih dari 26% dibanding tahun sebelumnya, dengan maskapai mempertahankan harga tinggi meski harga bahan bakar jet sedikit turun. Hal ini disebabkan permintaan penumpang yang kuat dan kenaikan besar biaya bahan bakar, tenaga kerja, dan pemeliharaan, sebagian dipicu ketegangan geopolitik yang mempengaruhi pasokan bahan bakar. Maskapai besar seperti United dan American Airlines memperkirakan biaya bahan bakar tambahan miliaran dolar namun melaporkan sedikit dampak pada penjualan tiket. Pasar juga mengonsolidasi, dengan maskapai besar menguasai pangsa pasar karena pesaing kecil kesulitan atau keluar. Maskapai berencana mempertahankan tarif tinggi sepanjang tahun, yakin konsumen tetap membayar meski biaya naik.