
Analis JPMorgan, Christopher Horvers, menurunkan target harga Advance Auto Parts dari $64 menjadi $59 dengan rating Netral. Penyesuaian ini mencerminkan pandangan hati-hati menjelang laporan keuangan Q1 2026, dengan mempertimbangkan manfaat stimulus pajak dan kenaikan biaya energi yang mengurangi pengeluaran discretionary. Meskipun ada pertumbuhan penjualan dan margin positif, saham menghadapi ketidakpastian akibat tekanan kompetitif dan sensitivitas konsumen di tengah harga bensin yang tinggi. Investor disarankan memantau hasil kuartal dan komentar manajemen, mengingat kondisi makro yang rapuh dan risiko operasional.