
Miliarder filantropis John Arnold memberikan dana $2,6 juta ke universitas untuk riset risiko judi olahraga online yang meningkat sejak legalisasi 2018. Dana ini akan mendukung studi dampak judi terhadap kesehatan finansial, mental, dan perilaku konsumen, terutama pada pria muda yang rentan kecanduan dan kerugian finansial. Arnold mendesak pembuat undang-undang menyadari bagaimana aplikasi mobile dan pasar prediksi mengubah judi olahraga dengan meningkatkan akses dan intensitas. Langkah ini muncul saat banyak negara bagian melegalkan judi olahraga dan pembuat undang-undang mengusulkan regulasi baru untuk mengatasi risiko tersebut.