
iQIYI melaporkan hasil keuangan Q1 2026 dengan pendapatan total RMB6,23 miliar (US$902,5 juta), turun 13% dibanding tahun sebelumnya akibat penurunan konten dan pendapatan iklan. Perusahaan mencatat rugi operasi RMB228,4 juta (US$33,1 juta) dan rugi bersih sebesar RMB294,6 juta (US$42,7 juta), berbalik dari laba bersih tahun sebelumnya. Meski demikian, iQIYI mencatat pertumbuhan pendapatan keanggotaan di luar negeri dan berencana memanfaatkan AI untuk menekan biaya produksi konten dan mempercepat siklus produksi. Perusahaan juga memulai program pembelian kembali saham dan mengusulkan pencatatan di Bursa Hong Kong untuk meningkatkan nilai pemegang saham.