
Harga spot minyak Brent melonjak ke $141,36, tertinggi sejak 2008, akibat pasokan fisik yang ketat karena penutupan Selat Hormuz oleh Iran. Harga ini jauh di atas harga kontrak berjangka Juni sebesar $109,03, menunjukkan permintaan pengiriman segera yang lebih tinggi dari perkiraan pasar. Para ahli memperingatkan pasar berjangka meremehkan dampak gangguan pasokan saat ini, dengan harga diesel di Eropa mendekati $200 per barel. Situasi ini menyoroti risiko berkelanjutan terhadap pasokan minyak global dan potensi harga tinggi yang terus berlangsung.