
Grab Holdings Limited mencatat kenaikan pendapatan 24% secara tahunan dan pertumbuhan EBITDA yang disesuaikan sebesar 46%, didukung oleh neraca keuangan yang kuat untuk buyback, akuisisi, dan ekspansi. Meskipun menghadapi tantangan jangka pendek dari perubahan regulasi di Indonesia dan ketegangan geopolitik seperti konflik Iran, ekosistem regional Grab dan potensi pertumbuhan di Asia Tenggara tetap solid. Nilai intrinsik perusahaan menunjukkan potensi kenaikan signifikan dibandingkan harga pasar saat ini, memperkuat rekomendasi beli untuk investor jangka panjang.