
Konflik geopolitik antara AS, Israel, dan Iran mengganggu pasokan minyak global dengan penutupan efektif Selat Hormuz, menghilangkan sekitar 12 juta barel per hari dari pasar. Kekurangan pasokan ini mendorong harga minyak Brent mencapai $119,50 per barel, tertinggi sejak 2022, memicu kekhawatiran inflasi global. Investor kini fokus pada perusahaan eksplorasi dan produksi minyak domestik, khususnya di Texas, yang mengalami peningkatan margin keuntungan signifikan. ETF Texas Oil Index (OILT) mencatat pengembalian 42,5% tahun ini, menunjukkan keunggulan produsen minyak Texas di tengah gangguan pasokan global.