
Ford Motor Company meluncurkan Ford Energy, anak usaha yang fokus pada sistem penyimpanan baterai skala besar untuk utilitas, industri, dan pusat data AI. Morgan Stanley menilai divisi ini sebesar $10 miliar dengan proyeksi EBIT tahunan $588 juta. Ford menginvestasikan $2 miliar untuk mengubah fasilitas di Kentucky menjadi pabrik baterai kelas utilitas dengan kapasitas 20 gigawatt-jam per tahun, pengiriman pertama dijadwalkan akhir 2027. Langkah ini menempatkan Ford di pasar penyimpanan baterai yang berkembang pesat, didukung kontrak lima tahun dengan EDF dan kemitraan dengan CATL, memanfaatkan keahlian manufaktur dan insentif pajak AS.