
Seorang pria California mengajukan gugatan class action terhadap Ford, menuduh perusahaan berencana mempertahankan keuntungan finansial terkait tarif sebesar $1,3 miliar sambil mempertahankan harga mobil yang lebih tinggi kepada konsumen. Gugatan menyatakan Ford menaikkan harga model seperti Mustang Mach-E 2025 untuk mengimbangi tarif yang diberlakukan di era pemerintahan Trump, namun setelah tarif tersebut dibatalkan, Ford tidak mengembalikan biaya kepada pembeli. Penggugat berargumen ini menyebabkan Ford mendapatkan keuntungan ganda yang tidak adil. Kasus ini menyoroti perselisihan terkait cara produsen mobil menangani biaya tarif dan penetapan harga, dengan Ford yang sedang meninjau gugatan dan kemungkinan akan menantang sertifikasi class action. Gugatan ini bisa memengaruhi praktik harga dan pengembalian dana di industri otomotif di tengah penyesuaian keuangan terkait tarif yang kompleks.