
FMC Corporation mengajukan dokumen regulasi pertama untuk rimisoxafen, herbisida baru dengan dua mode aksi, ke EPA AS. Herbisida ini ditujukan untuk jagung, kedelai, bunga matahari, dan tanaman pulse, guna mengatasi resistensi gulma yang meningkat, terutama Palmer amaranth dan waterhemp. Rimisoxafen bekerja dengan menghambat dua jalur biokimia pada gulma, membantu menunda perkembangan resistensi. FMC berencana mengajukan persetujuan di wilayah dan segmen tanaman lain, menandai langkah penting dalam inovasi perlindungan tanaman generasi berikutnya.