
FirstEnergy Corp. akan merilis laporan laba kuartal kedua 2026 pada 28 Juli, dengan perkiraan EPS sekitar $0,50 dan pendapatan sekitar $3,51 miliar, didorong oleh permintaan yang meningkat dari pusat data dan pelanggan industri. Perusahaan menginvestasikan $36 miliar dari 2026 hingga 2030 untuk memodernisasi jaringan listriknya, dengan target pertumbuhan EPS 6-8% hingga 2030. Meski biaya operasional dan pemulihan badai meningkat, FirstEnergy mengumumkan dividen kuartalan sebesar $0,47 per saham, menandakan stabilitas keuangan dan pengembalian bagi pemegang saham.