
Bitcoin bergerak di sekitar $62.800 saat investor bersiap menghadapi laporan inflasi AS, ketegangan geopolitik AS-Iran, dan laporan laba bank besar pekan ini. Kenaikan harga minyak akibat ketegangan di Selat Hormuz dapat meningkatkan kekhawatiran inflasi, menekan Bitcoin dan aset berisiko lainnya. Data Indeks Harga Konsumen dan Produsen yang akan datang akan memengaruhi ekspektasi suku bunga The Fed, berdampak pada pasar kripto. Selain itu, penjualan ritel, sentimen konsumen, dan laporan laba bank besar akan membentuk sentimen pasar, sementara aliran masuk ETF Bitcoin memberikan dukungan meski harga belum menembus $65.000.