
Ekspor barang Inggris ke AS turun sekitar 25% setelah tarif yang diberlakukan Presiden Trump pada April 2025, menyebabkan penurunan perdagangan yang berkelanjutan. Penurunan ini membuat Inggris mengalami defisit perdagangan dengan mitra dagang terbesarnya selama tiga bulan berturut-turut. Meskipun Trump baru-baru ini mencabut tarif wiski Scotch untuk menghormati Raja Charles III, langkah ini kemungkinan tidak cukup untuk membalikkan defisit perdagangan secara keseluruhan. Tarif tersebut, bersama dengan kenaikan biaya, menekan eksportir Inggris dan dapat memengaruhi pertumbuhan ekonomi negara.