
Philip Morris International terus memberikan hasil dividen aman sekitar 3,1%, didukung oleh arus kas operasi yang kuat dan pertumbuhan produk tanpa asap seperti IQOS dan ZYN. Meskipun rasio pembayaran dividen mendekati 78% dari laba berjalan, panduan pertumbuhan laba 2026 dan cakupan arus kas bebas memberikan keyakinan akan keberlanjutan dividen. Manajemen memprioritaskan dividen dibandingkan pembelian kembali saham dan berupaya mengurangi leverage menjadi rasio utang bersih terhadap EBITDA 2,0x pada akhir 2026. Prospek dividen tetap positif selama pertumbuhan produk tanpa asap berlanjut dan risiko regulasi dapat dikelola dengan baik.