
Coca-Cola diperkirakan akan mengumumkan laba kuartal pertama dengan prediksi laba per saham 81 sen dan pendapatan $12,24 miliar. Laporan ini menjadi indikator sentimen konsumen AS, terutama setelah tekanan ekonomi seperti kenaikan harga bahan bakar. Konsumen yang hemat mengurangi pengeluaran, namun merek premium seperti Fairlife dan Smartwater tetap kuat didukung pembeli berpenghasilan tinggi. Coca-Cola memproyeksikan pertumbuhan pendapatan organik 4-5% dan laba per saham 7-8% untuk tahun penuh, meski sahamnya hanya naik 6% dalam setahun terakhir karena kekhawatiran ekonomi.