
ExxonMobil dan Chevron sama-sama menaikkan dividen 4% dan melampaui estimasi laba kuartal keempat, dengan ExxonMobil mencatat EPS $1,71 dan Chevron $1,52. ExxonMobil mencapai produksi tertinggi 4,7 juta barel per hari, didorong oleh Permian Basin, sementara produksi Chevron mencapai 3,723 juta barel dengan dukungan akuisisi Hess. ExxonMobil memiliki arus kas bebas dan cakupan dividen yang lebih kuat, membuatnya lebih tahan banting jika harga minyak turun, sedangkan Chevron membawa lebih banyak utang tapi menawarkan hasil dividen lebih tinggi. Investor harus mempertimbangkan stabilitas ExxonMobil versus potensi pertumbuhan Chevron di tengah harga minyak yang fluktuatif.