
CEO Chevron Mike Wirth menyatakan konsumsi batu bara diperkirakan tetap kuat dan pasokan listrik gas untuk data center bisa jadi peluang besar. Perusahaan juga menyebut biaya perbaikan infrastruktur energi di Timur Tengah bisa mencapai miliaran dolar. Saham Chevron sedikit mengungguli sektor energi di tengah pasar yang positif, dengan analis mempertahankan rekomendasi Beli dan menaikkan target harga. Prospek ini menunjukkan Chevron siap tumbuh di pasar energi tradisional dan baru meski pasar sedang konsolidasi.