
Chevron melaporkan hasil kuartal pertama yang mengecewakan, menyebabkan sahamnya turun hampir 2%. Meskipun tantangan jangka pendek diperkirakan akan mereda dalam beberapa kuartal mendatang, harga saham saat ini sudah mencerminkan kondisi tersebut. Investor jangka panjang tetap disarankan untuk mempertimbangkan Chevron sebagai pilihan beli, karena bisnisnya tetap menarik dalam jangka panjang meski pengembalian pemegang saham diperkirakan melambat hingga 2026.