
CEO Exxon Mobil Darren Woods menyatakan harga minyak saat ini belum mencerminkan sepenuhnya gangguan pasokan akibat perang Iran dan penutupan Selat Hormuz. Pasar saat ini masih didukung oleh kapal tanker yang sedang dalam perjalanan, cadangan strategis, dan inventaris komersial, namun sumber-sumber ini akan habis jika selat tetap tertutup. Woods memperkirakan aliran minyak dari Teluk Persia akan kembali normal dalam satu hingga dua bulan setelah selat dibuka kembali, dengan harga kemungkinan naik karena permintaan untuk mengisi ulang cadangan. Exxon juga memperingatkan produksi mereka di Timur Tengah bisa turun 750.000 barel per hari jika gangguan berlanjut hingga kuartal kedua, memengaruhi sekitar 15% dari total produksinya.