
Saham Vale turun sekitar 6% sejak konflik Iran mulai akhir Februari meski harga bijih besi naik 8%. Namun, saham ini naik hampir 8% pekan lalu, sehingga Bank of America meningkatkan rekomendasi Vale dari Netral ke Buy dan menaikkan target harga menjadi $19. Kenaikan ini didasarkan pada kinerja operasional Vale yang kuat, pertumbuhan produksi tembaga yang diharapkan, dan kemampuan mengelola tekanan biaya akibat ketegangan geopolitik. Vale melaporkan pendapatan dan arus kas kuartal IV 2025 yang kuat, dengan rencana menggandakan produksi tembaga pada 2035. Konflik Iran menekan saham pasar negara berkembang, tapi risiko perang resmi AS rendah, menandakan dampak geopolitik mungkin segera mereda.