
Bionano Genomics mengumumkan bahwa pada 2026, 13 studi independen dengan 730 sampel membuktikan efektivitas optical genome mapping (OGM) dalam mendeteksi varian genetik struktural terkait kesehatan reproduksi dan gangguan prenatal. Studi-studi ini menunjukkan keunggulan atau pelengkap OGM dibanding metode genetika tradisional dalam mengidentifikasi penyebab infertilitas, keguguran berulang, dan kondisi genetik prenatal. Temuan utama termasuk OGM menemukan penyebab genetik yang sebelumnya terlewat pada kasus infertilitas dan keguguran, serta mampu bekerja baik dengan sampel prenatal terbatas. Ini memperkuat potensi OGM untuk meningkatkan diagnosis genetik dan konseling di bidang kedokteran reproduksi secara global.